Ibadah Sa’i : Pengertian Sa’i & Tata Cara Sa’i

Pengertian-sa'i

Ibadah Sa’i : Pengertian Sa’i, Tata Cara Sa’i & Kesalahan Sa’i

Pengertian Sa’i

 

Pengertian-sa'i

Pengertian-sa’i

Ibadah Sa’i yaitu berjalan di antara Shafa dan Marwa pulang-pergi sebanyak tujuh kali dengan niat ibadah. Sa’i merupakan salah satu rukun haji. Sa’i dan thawaf dilakukan secara berurutan dan sekaligus dalam arti tidak memisahkan keduanya tanpa udzur syar’i.

Tata Cara Ibadah Sa’i

Ibadah Sa’i dimulai setelah menyelesaikan Ibadah Thawaf. Setelah thawaf kita menuju bukit Shafa. Setelah sampai dibukit Shafa, baca :

INNAS SHAFA WAL MARWATA MIN SYA’AIRILLAH

“Sesungguhnya Shafa dan Marwa adalah sebagian dari syi’ar-syi’ar Allah.” (HR. Ahmad, Muslim dan An Nasa’i)

Kemudian naik ke bukit Shafa, menghadap Qiblat, lalu membaca:

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAH, LAHUL MULKI WALAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALA KULLISYAI’IN QADIIR. LAA ALAHA ILLALLAHU WAHDAH, ANJAZA WA’DAH WANAHSARA ‘ABDAH, WAHAZAMAL AHZABA WAHDAH.

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan melainkan Allah. Yang tunggal tidak ada sekutu bagi-NYA, bagi-NYA segala puji dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tidak ada Tuhan selain Allah. Yang tunggal yang memenuhi semua janji-NYA dan yang menolong hamba-NYA dan yang menghancurkan musuh sendirian.” (HR. Ahmad, Muslim, An Nasa’i)

Sa'i-haji

Sa’i-haji

Bacaan ini dilakukan sampai tiga kali. Setiap pengulangan, diteruskan dengan berdo’a sesuka hati dengan bahasa apa saja sambil mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi.

Kemudian, turun dari Shafa menuju Marwah. Ketika sampai pada tanda hujau (lampu hijau). Laki-laki berlari-lari kecil sampai dengan tanda hijau berikutnya. Dilanjutkan lagi dengan jalan biasa. Bagi kaum wanita, tidak berlari berlari-lari kecil. Sesampainya di Marwah itu dihitung satu kali Sa’i, demikian pula sebaliknya, sampai tujuh kali. Jadi, Sa’i dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah. Kemudian kita keluar dari Masjid (masih dilingkungan masjid) untuk Tahallul.

Beberapa Kesalahan dalam Ibadah Sa’i

  1. Ada sebagian jama’ah haji, ketika naik keatas Shafa dan Marwah, mereka menghadap Ka’bah dan mengangkat tangan ke arahnya sewaktu membaca takbir, seolah-olah mereka bertakbir untuk shalat. Hal ini keliru, karena Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam mengangkat kedua telapak tangan beliau yang mulia hanyalah disaat berdo’a.
  2. Di bukit itu, cukuplah membaca tahmid dan takbir serta berdo’a kepada Allah sesuka hati sambil menghadap qiblat. Dan lebih utama lagi membaca dzikir yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam saat beliau di bukit Shafa dan Marwah.
  3. Berjalan cepat pada waktu Sa’i antara Shafa dan Marwah pada seluruh putaran. Padahal menurut sunnah Rasul, berjalan cepat itu hanyalah dilakukan antara kedua tanda hijau saja. Adapun yang lain cukup hanya dengan berjalan biasa.

 


Comments

Ibadah Sa’i : Pengertian Sa’i & Tata Cara Sa’i — 2 Comments

    • Assalamu’alaikum,

      Setahu ana tidak sampai wajib tapi sebuah keutamaan. Sangat tidak logis kalau kita tidak memilih yang ada keutamaan.

      Wasalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>